Teror Penyiraman Air Keras Kembali Terjadi di Cengkareng, Polisi Amankan Satu Pelaku
NTBCRIME.COM – Teror penyiraman air keras kembali terjadi di wilayah Jakarta. Kali ini, aksi tersebut menimpa seorang pria berinisial KA (25) di kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, pada Minggu, 26 April 2026.
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, korban saat itu tengah mengendarai sepeda motor listrik. Tiba-tiba, dua pria tak dikenal datang berboncengan dari arah belakang.
Tanpa banyak bicara, salah satu pelaku langsung menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah korban. KA sontak berhenti, turun dari kendaraannya, lalu berusaha melepaskan pakaian yang terkena cairan tersebut. Setelah itu, para pelaku langsung melarikan diri.
Polisi bergerak cepat menindaklanjuti peristiwa itu dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi.
“Benar, kejadian tersebut sedang ditangani Polsek Cengkareng,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, dalam keterangannya, Senin, 27 April 2026.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka dan telah mendapatkan perawatan medis di klinik terdekat. Polisi juga menyebut telah mengamankan satu orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
“Sudah diamankan satu pelaku di Polda Metro Jaya,” ujar Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Parman Gultom kepada wartawan.
Sebelumnya, kasus serupa juga menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus, di Jakarta Pusat pada 12 Maret 2026. Di wilayah Bekasi, teror air keras juga dialami anggota Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Tri Wibowo, di Tambun Selatan pada 30 Maret 2026.
Tri Wibowo yang sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta selama hampir sebulan dilaporkan meninggal dunia setelah menjalani operasi pencangkokan kulit. Kabar tersebut dikonfirmasi Presiden KSPSI, Andi Gani.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
