Hamas Kirim Surat ke Pemimpin Tertinggi Iran di Tengah Ketegangan Perang

18 Mar 2026 • 02:26 iMedia

NTB Crime – Di tengah konflik yang berkecamuk di Timur Tengah, kelompok perlawanan Palestina, Hamas, secara diam-diam mengirimkan surat kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. Kementerian Luar Negeri Israel mengungkapkan surat tersebut melalui akun media sosial resmi mereka pada Senin (16/3).

Dalam unggahannya, Kemlu Israel menyatakan bahwa surat itu mengandung permohonan dari Hamas untuk memperburuk situasi di kawasan. “Surat ini memperlihatkan betapa lemahnya negara-negara Teluk dan menunjukkan bahwa Palestina merasa dikhianati oleh negara-negara Arab,” tulis Kemlu Israel di platform X.

Surat berkop resmi ‘Gerakan Perlawanan Islam Hamas – Palestina’ itu menyampaikan dukungan untuk Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi baru Iran, serta turut berduka atas meninggalnya Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Hamas dalam surat tersebut menyerukan agar Mojtaba mengaktifkan semua front perlawanan guna membuat penjajah dan pihak yang terlibat membayar atas tindakan kejam mereka. Mereka menegaskan komitmen untuk terus berjuang bersama rakyat Gaza hingga Israel dapat dikalahkan.

“Hari ini, Gaza melihat Anda sebagai sekutu dalam perjuangan ini, dan kami berkomitmen pada perjanjian kami untuk melanjutkan jalan jihad hingga kedamaian dan keadilan tercapai,” isi surat tersebut.

Pengungkapan surat ini terjadi setelah Hamas mengeluarkan pernyataan publik terkait perang antara AS-Israel melawan Iran. Pada saat itu, Hamas meminta Iran untuk tidak menyerang negara-negara Teluk yang dianggap berkontribusi dengan keberadaan pangkalan militer AS di wilayah mereka.

Walaupun begitu, Hamas juga menegaskan hak Iran untuk membela diri. Mereka menyebutkan bahwa konflik ini dipicu oleh serangan AS-Israel yang terjadi pada 28 Februari yang mengakibatkan kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. “Kami menyerukan kepada saudara-saudara kami di Iran untuk tidak menargetkan negara-negara tetangga,” tutup pernyataan Hamas.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya