Kapal Induk USS Gerald R Ford Ditarik ke Yunani untuk Perawatan

NTB Crime – Kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Gerald R Ford, yang baru-baru ini terlibat dalam operasi militer melawan Iran, kini telah ditarik dari wilayah Timur Tengah.

Kapal induk terbesar dan tercanggih yang dimiliki AS ini saat ini berada di Teluk Souda, Kreta, Yunani, untuk menjalani perawatan setelah kebakaran terjadi di area binatu kapal. Meskipun demikian, Angkatan Laut AS menegaskan bahwa insiden tersebut tidak berkaitan dengan konflik yang sedang berlangsung di Iran.

Menurut laporan dari CNN, angkatan laut menyatakan bahwa USS Gerald R Ford masih dalam kondisi operasional yang baik. “(USS Ford) tetap sepenuhnya mampu menjalankan misi,” ungkap pernyataan resmi dari Angkatan Laut AS pada Selasa, 24 Maret.

Seorang pejabat AS mengindikasikan bahwa masa tinggal kapal induk ini di Yunani tidak akan lama. Mereka mengungkapkan, “(USS Ford) akan menjalani penilaian yang efisien, perbaikan, dan pengisian ulang pasokan.” Kapal ini telah aktif sejak bulan Juni, dan awalnya dikerahkan ke Karibia untuk memperkuat kehadiran militer AS di tengah ketegangan dengan Venezuela.

Saat ini, USS Ford beroperasi di Timur Tengah sebagai bagian dari strategi militer bersama antara AS dan Israel melawan Iran. Menurut laporan dari USNI News, jika tetap bertugas hingga pertengahan April, kapal ini berpotensi memecahkan rekor penempatan terlama untuk sebuah kapal induk setelah Perang Vietnam.

Ancaman dari Iran

Di sisi lain, Iran telah mengeluarkan ancaman untuk meluncurkan serangan terhadap USS Gerald Ford yang sedang berlabuh di Laut Merah. Angkatan Bersenjata Iran Khatam Al Anbiya menyatakan bahwa kapal induk tersebut menjadi target potensial karena kehadirannya dianggap ancaman bagi Iran.

Juru bicara markas komando militer Khatam Al Anbiya, Ebrahim Zolfaqari, menjelaskan, “Kapal induk Gerald Ford di Laut Merah merupakan ancaman bagi Iran. Oleh karena itu, pusat logistik dan layanan untuk kelompok serang USS Ford dianggap sebagai target.” Kapal induk ini berperan dalam memberikan dukungan logistik untuk operasi yang dikenal sebagai Operation Epic Fury yang melibatkan AS dan Israel dalam menghadapi Iran.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya