Polsek Mataram Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Secara Cepat

01 Mar 2026 • 06:16 iMedia

NTB Crime – Jajaran Kepolisian Sektor Mataram, di bawah Polresta Mataram, Nusa Tenggara Barat, menunjukkan kepedulian tinggi terhadap laporan masyarakat yang diterima melalui Call Center 110. Dalam satu malam, aparat kepolisian berhasil menanggapi dua lokasi yang dianggap meresahkan warga akibat aksi balap lari dan perang petasan pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., menekankan bahwa tindakan ini mencerminkan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

“Tindakan ini merupakan respons langsung terhadap aduan masyarakat yang merasa terganggu, terutama di waktu istirahat malam dan menjelang subuh,” ungkap AKP Mulyadi.

Penindakan pertama berlangsung pada Jumat malam, 27 Februari, sekitar pukul 22.58 WITA. Bapak Bintang, seorang warga, melaporkan bahwa Jalan Batu Bolong di kawasan Pagutan Permai sering dijadikan arena balap lari oleh sekelompok pemuda.

Menyikapi laporan tersebut, Unit Samapta bersama gabungan fungsi yang dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Aiptu Beni Hakim langsung meluncur ke lokasi. Di sana, petugas menemukan kerumunan pemuda yang siap melakukan aksi balap lari.

“Kami segera membubarkan kerumunan tersebut secara persuasif demi menjaga ketertiban di lingkungan perumahan,” jelas Kapolsek.

Pihak kepolisian memberikan imbauan agar para pemuda tidak melanjutkan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum serta membahayakan pengguna jalan lainnya.

Tidak lama setelah itu, pada Sabtu dini hari, 28 Februari, sekitar pukul 04.40 WITA, Polsek Mataram kembali menerima laporan dari Bapak Gabriel mengenai perang petasan di kawasan Gogo Majeluk yang dapat memicu konflik antar kelompok remaja.

Unit Samapta, Intelkam, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pejanggik berkolaborasi dengan aparat Kelurahan Cakra Barat untuk melakukan penyisiran di sepanjang Jalan Terusan Bung Hatta hingga Jembatan Majeluk.

Di lokasi, petugas menemukan sekelompok remaja yang sedang menyalakan petasan. Dengan tegas, aparat memberi imbauan tentang bahaya penggunaan petasan, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

“Kami mengedukasi remaja tersebut dan meminta mereka untuk kembali ke rumah masing-masing agar tidak terjadi konflik fisik antar kelompok. Saat ini, situasi di kedua lokasi sudah aman dan kondusif,” tambah AKP Mulyadi.

Kapolsek juga mengajak orang tua di Kota Mataram untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari menjelang waktu sahur.

“Peran keluarga sangat vital dalam mencegah gangguan kamtibmas. Kami akan terus meningkatkan patroli selama Ramadan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tutupnya.

Dengan respons cepat melalui layanan Call Center 110 serta pendekatan persuasif di lapangan, situasi kamtibmas di wilayah Polsek Mataram tetap terjaga aman dan terkendali.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya