Transformasi Perempuan Dotcom Diskusi KUHP dan KUHAP Terbaru 2026

17 Mar 2026 • 09:52 Tw

Dampak Terhadap Perempuan dan Kelompok Rentan

NTB Crime – Dalam upaya memahami dan mengkaji dampak terbaru dari Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) terhadap perempuan dan kelompok rentan di Nusa Tenggara Barat, sebuah sosialisasi diadakan di Hotel Lombok Raya pada tanggal 17 Maret 2026. Kegiatan ini difasilitasi oleh Bayu Sustiwi, seorang narasumber yang berkompeten di bidang hukum.

Acara tersebut bertujuan untuk menggali perbedaan mendasar antara KUHP dan KUHAP. Dalam diskusi ini, peserta diberikan wawasan mengenai bagaimana perubahan dalam regulasi ini dapat memengaruhi hak-hak dasar serta perlindungan bagi perempuan dan kelompok yang rentan. Penekanan pada keadilan sosial adalah hal yang sangat penting dalam konteks ini, mengingat banyaknya tantangan yang dihadapi oleh kelompok tersebut.

Pentingnya Kesadaran Hukum

Dalam sesi tersebut, Bayu Sustiwi menggarisbawahi pentingnya kesadaran hukum di kalangan masyarakat, terutama bagi perempuan. Ia menjelaskan bahwa pemahaman yang baik terhadap UU baru ini akan membantu perempuan untuk lebih berdaya dalam mengakses keadilan. Sosialisasi ini juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait isu-isu hukum yang relevan.

Perubahan yang diterapkan dalam KUHAP diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik dan akses yang lebih luas bagi perempuan dan kelompok rentan lainnya. Diskusi ini merupakan langkah awal dalam upaya mengedukasi masyarakat mengenai hak-hak mereka di bawah hukum yang baru.

Tw
Inspira Media yang berfokus pada pengembangan daerah, ekonomi kreatif, kewirausahaan, dan kepemudaan. Berbekal pengalaman sebagai praktisi bisnis dan pengembang ekosistem kreatif di Nusa Tenggara Barat

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya