Empat WNI Terlibat dalam Insiden Kapal Musaffah 2 di Selat Hormuz

09 Mar 2026 • 00:34 iMedia

NTB Crime – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengonfirmasi bahwa empat Warga Negara Indonesia (WNI) terjebak dalam insiden tragis yang menimpa kapal tugboat Musaffah 2, yang terbakar dan tenggelam di Selat Hormuz. Juru Bicara I Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menyatakan bahwa kapal tersebut saat itu sedang melakukan pengecekan terhadap kapal kontainer Safeen Prestige yang mengalami kerusakan.

“Menurut keterangan saksi, Musaffah 2 mengalami sebuah ledakan yang menyebabkan terjadinya kebakaran,” jelas Yvonne pada Minggu (8/3/2026). Saat insiden berlangsung, empat ABK WNI berada di kapal Musaffah 2, sedangkan satu WNI lainnya yang bertugas sebagai teknisi berada di kapal kontainer Safeen Prestige.

Kemlu RI melaporkan bahwa satu WNI ABK mengalami luka bakar dan saat ini sedang dirawat di rumah sakit di Khasab, Oman. Sementara itu, satu WNI teknisi dilaporkan selamat dan telah kembali ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Sayangnya, tiga ABK WNI lainnya masih dinyatakan hilang dan pencarian mereka sedang dilakukan oleh pihak berwenang setempat. Perwakilan RI di Uni Emirat Arab dan Oman terus berupaya berkoordinasi dengan pemerintah setempat serta perusahaan kapal untuk mempercepat proses pencarian dan memastikan perawatan bagi WNI yang selamat. Pemerintah juga berkomitmen untuk memberikan informasi terbaru kepada keluarga korban di Indonesia.

Insiden kebakaran ini terjadi pada 6 Maret 2026 sekitar pukul 02.00 waktu setempat, di perairan yang memisahkan Uni Emirat Arab dan Oman. Otoritas kedua negara saat ini masih melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti dari ledakan yang melanda kapal tersebut.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya