Pesawat Pengisian Bahan Bakar AS Jatuh di Timur Tengah

14 Mar 2026 • 04:40 iMedia

NTB Crime – Militer Amerika Serikat telah mengonfirmasi bahwa pesawat pengisian bahan bakar Boeing KC-135 Stratotanker mengalami kecelakaan saat menjalankan misi di kawasan Timur Tengah. Meskipun insiden ini terjadi, pihak Washington menegaskan bahwa kecelakaan tersebut tidak ada hubungannya dengan serangan dari Iran.

Pernyataan resmi dari United States Central Command (CENTCOM), yang bertanggung jawab atas operasi militer AS di wilayah itu, menyebutkan, “Kami mengonfirmasi hilangnya pesawat pengisian bahan bakar KC-135.” Pernyataan ini dilansir oleh Al Jazeera pada hari Jumat, 13 Maret 2026.

Menurut informasi yang ada, insiden tersebut terjadi di wilayah udara sekutu saat pelaksanaan Operation Epic Fury. Tim penyelamat saat ini tengah berupaya mencari awak pesawat yang hilang.

Laporan awal mencatat bahwa kecelakaan mungkin disebabkan oleh tabrakan antara dua pesawat yang terbang terlalu dekat. Sementara itu, salah satu pesawat dilaporkan berhasil mendarat tanpa masalah.

Sementara itu, CENTCOM menegaskan bahwa insiden ini bukan akibat dari tembakan musuh atau sekutu.

Kebakaran di USS Gerald R Ford

Dalam perkembangan lain, kapal induk terbesar milik AS, USS Gerald R Ford, mengalami kebakaran saat beroperasi di Laut Merah pada Kamis, 12 Maret. Menurut pernyataan dari US Naval Forces Central Command, api muncul dari ruang laundry utama kapal. Beruntungnya, kebakaran tersebut berhasil dipadamkan dan tidak terkait dengan operasi tempur yang sedang berlangsung.

“Penyebab kebakaran tidak berhubungan dengan pertempuran, dan api telah berhasil dipadamkan,” demikian pernyataan dari NAVCENT yang dikutip oleh Al Arabiya dan Anadolu Agency.

Dua pelaut AS mengalami luka ringan akibat insiden ini dan saat ini sedang mendapatkan perawatan medis. Keduanya dilaporkan dalam kondisi stabil.

NAVCENT memastikan bahwa kebakaran tidak merusak sistem penggerak kapal, sehingga USS Gerald R Ford tetap beroperasi penuh.

Kapal induk tersebut berada di Laut Merah untuk mendukung operasi militer gabungan antara AS dan Israel terhadap Iran, yang telah berlangsung sejak 28 Februari. Selain itu, Amerika Serikat juga telah mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln untuk memperkuat kehadiran militernya di kawasan Timur Tengah.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya