HMS Dragon Dikerahkan ke Mediterania untuk Amankan Siprus
NTB Crime – Kapal perang Inggris, HMS Dragon, telah berlayar menuju Mediterania, mengikuti jejak kapal dari Prancis dan Australia, sebagai bagian dari upaya untuk mengamankan wilayah Siprus. Langkah ini diambil di tengah ketegangan yang terus meningkat antara Iran dan koalisi Amerika Serikat serta Israel, di mana situasi terkini menunjukkan tidak adanya tanda-tanda meredanya konflik.
Menurut laporan AFP, HMS Dragon meninggalkan pangkalannya di Portsmouth pada hari Selasa, 10 Maret, dengan tujuan utama melindungi pangkalan Inggris di Siprus. Ini menyusul serangan drone yang diduga dilakukan oleh milisi Hizbullah, yang mengincar pangkalan tersebut.
Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan bahwa HMS Dragon adalah salah satu kapal perang dengan kemampuan pertahanan udara yang paling canggih di dunia. Keberadaan kapal ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan deteksi, pelacakan, dan penanggulangan ancaman udara, termasuk pesawat tanpa awak (drone).
Pengerahan kapal HMS Dragon mengikuti serangan drone di pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) di Akrotiri pada tanggal 1 Maret. Keputusan ini juga muncul setelah kritik dari pihak oposisi yang menilai pemerintah terlalu lambat dalam menanggapi serangan tersebut.
Angkatan Laut Kerajaan Inggris mengungkapkan bahwa mereka telah bekerja secara efisien untuk mempersiapkan HMS Dragon, dengan mempercepat proses yang biasanya memakan waktu enam pekan menjadi hanya enam hari saja. Kapal ini diklaim mampu menanggulangi serangan dari pesawat nirawak dan rudal balistik yang diluncurkan oleh Iran serta kelompok proksinya.
Selain HMS Dragon, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan ada kapal lain yang juga sedang dipersiapkan untuk dikerahkan ke Timur Tengah. RFA Lyme Bay, sebuah kapal pendaratan dengan kemampuan kemanusiaan dan medis, telah ditingkatkan untuk kesiagaan dalam menghadapi tugas maritim di kawasan tersebut.
Pengiriman HMS Dragon ke wilayah Timur Tengah terjadi setelah beberapa negara lainnya juga ikut serta dalam mengirim kapal angkatan laut dan jet tempur ke Siprus, termasuk Prancis, Australia, Yunani, Spanyol, dan Italia. Amerika Serikat, yang terlibat dalam konflik dengan Iran, terus mendesak negara-negara Eropa untuk bersatu melawan ancaman dari Teheran. Ketegangan antara AS, Israel, dan Iran yang dimulai sejak 28 Februari lalu semakin memanas dan mempengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
