Kondisi Mojtaba Khamenei Pasca Serangan AS dan Israel

11 Mar 2026 • 14:57 iMedia

Serangan Terhadap Pemimpin Tertinggi Iran

NTB Crime – Mojtaba Khamenei, yang baru-baru ini dilantik sebagai pemimpin tertinggi Iran, dilaporkan mengalami cedera akibat serangan gabungan oleh Amerika Serikat dan Israel. Namun, kabar tersebut dibantah oleh pejabat Teheran yang mengatakan bahwa Mojtaba dalam keadaan baik.

Yousef Pezeshkian, seorang penasihat pemerintah dan putra dari Presiden Masoud Pezeshkian, menjelaskan kondisi Mojtaba melalui sarana Telegram. Ia mengungkapkan, “Saya mendapat informasi dari kerabat yang memiliki akses, dan alhamdulillah, beliau dalam keadaan aman dan sehat.”

Reaksi Iran atas Serangan

Media pemerintah Iran menyebut Mojtaba sebagai “veteran perang yang terluka dalam perang Ramadan,” namun tidak merincikan lebih lanjut mengenai cedera yang dialaminya. Sejak 28 Februari lalu, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan yang mengakibatkan banyak pejabat tinggi Teheran tewas, termasuk ayah Mojtaba, Ayatollah Ali Khamenei.

Menanggapi serangan tersebut, Iran meluncurkan serangkaian serangan balasan menggunakan rudal dan drone yang menyasar target di Israel serta negara-negara Teluk yang memiliki kehadiran militer AS.

Mojtaba Khamenei: Pemimpin Ketiga Sejak 1979

Setelah wafatnya mendiang Khamenei, pada 8 Maret, otoritas Iran mengumumkan Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi baru. Ia merupakan pemimpin ketiga yang dilantik sejak revolusi Iran pada 1979.

Namun, pengangkatan Mojtaba tidak disetujui oleh Presiden AS, Donald Trump, yang menganggap keputusan ini sebagai “kesalahan besar”. Trump menegaskan bahwa Mojtaba tidak akan dapat bertahan lama tanpa adanya persetujuan dari pihak AS.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya