Polda NTB Raih Penghargaan Nasional untuk Perlindungan Perempuan dan Anak
NTB Crime – Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mendapatkan pengakuan di tingkat nasional atas komitmennya dalam melindungi perempuan dan anak. Penghargaan ini diterima oleh Kombes Pol. Ni Made Pujewati, selaku Direktur Reserse PPA-PPO Polda NTB, dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).
Pemberian penghargaan ini berlangsung dalam acara peluncuran Ruang Bersama Indonesia, yang digelar pada Jumat, 17 April 2026, dan merupakan hasil kerja sama antara KemenPPPA dengan Pemerintah Provinsi NTB. Acara ini menjadi titik tolak untuk mempererat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak di tingkat desa.
Selain Polda NTB, beberapa institusi lain juga menerima penghargaan yang sama, sebagai pengakuan atas sumbangsih mereka dalam isu perlindungan ini. Di antara penerima penghargaan terdapat Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Rektor Universitas Mataram, dan perwakilan dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) di Kota Mataram.
Penyampaian penghargaan tersebut dilakukan oleh Menteri PPPA, Arifah Fauzi, yang dihadiri juga oleh Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal. Dalam sambutannya, Menteri PPPA menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menghadapi isu perlindungan perempuan dan anak yang semakin kompleks.
“Kita semua harus berkolaborasi, bersinergi, dan bergerak bersama untuk menyelesaikan masalah ini,” ungkap Arifah Fauzi. Kombes Pol. Ni Made Pujewati, saat dihubungi pada Sabtu, 18 April, menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di NTB.
Dia menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih tidak lepas dari kerja sama yang solid antara berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum, pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat. “Penghargaan ini adalah hasil dari dedikasi dan kerja keras seluruh personel Ditres PPA-PPO Polda NTB yang konsisten dalam memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak,” jelasnya.
Polda NTB berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya preventif dan represif, termasuk melalui edukasi kepada publik serta peningkatan kapasitas personel dalam menangani kasus-kasus terkait kelompok rentan. Kombes Pujewati menambahkan, “Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa langkah-langkah yang kita lakukan telah berada di jalur yang tepat dalam mendukung program perlindungan perempuan dan anak secara nasional.”
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
