Tragedi Listrik di Desa Kempo: Pemuda Meninggal Dunia

NTB Crime – Desa Kempo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, mengalami sebuah tragedi yang menyedihkan ketika seorang pemuda berinisial IH berusia 25 tahun, dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik. Insiden tersebut terjadi pada Rabu malam, 11 Maret 2026, di kamar mandi rumah pamannya.

Iptu I Nyoman Suardika, Kasi Humas Polres Dompu, mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat korban baru selesai mandi dan berusaha mengambil handuk yang digantung di kawat jemuran di dalam kamar mandi.

“Keterangan dari keluarga menyebutkan bahwa korban baru selesai mandi dan hendak mengambil handuk di kawat jemuran,” tegas Iptu Suardika pada siang hari berikutnya, Kamis, 12 Maret 2026.

Ketika korban memegang kawat jemuran tersebut, diduga ia terkena aliran listrik dan langsung terjatuh. Ibu korban yang mendengar suara jatuhnya anaknya segera bergegas ke kamar mandi untuk memberikan pertolongan. Namun, naas, ia juga terpeleset dan sempat tersengat listrik.

Kondisi yang panik membuat keluarga korban berusaha meminta bantuan warga setempat. Situasi semakin genting, karena korban tidak dapat disentuh selagi aliran listrik masih aktif. Beruntung, pemilik rumah segera bertindak cepat dengan mematikan aliran listrik utama, memungkinkan evakuasi korban.

Korban langsung dibawa ke Puskesmas Kempo untuk mendapatkan perawatan, namun sayangnya, setelah pemeriksaan, petugas medis menyatakan bahwa IH telah meninggal dunia sebelum sampai di puskesmas.

“Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Kempo, tetapi sayangnya, sudah dinyatakan meninggal sebelum tiba di sana,” jelas Iptu Suardika.

Sebagai langkah tindak lanjut pasca insiden, pihak kepolisian bersama petugas dari PLN SUP Ranting Kempo melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya kabel listrik yang terpotong namun masih dialiri arus listrik, terletak di atas atap seng kamar mandi.

“Kabel tersebut terhubung dengan atap seng kamar mandi. Seng ini yang akhirnya berfungsi sebagai penghantar listrik ke kawat jemuran, sehingga saat korban menyentuhnya, ia terkena sengatan listrik,” urai Iptu Suardika. Di akhir keterangannya, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dengan instalasi listrik di rumah, terutama jika terdapat kabel yang rusak atau tidak terpasang aman.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya