Prabowo Berbicara dengan Mohammed bin Salman Terkait Ketegangan di Timur Tengah
NTB Crime – Pada Rabu, 11 Maret, Presiden Indonesia Prabowo Subianto melakukan panggilan telepon dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS). Dalam percakapan tersebut, keduanya membahas peningkatan ketegangan militer yang terjadi di wilayah Timur Tengah akibat konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) serta Israel.
Sumber dari Saudi Press Agency (SPA) melaporkan bahwa percakapan ini menyoroti ‘implikasi serius’ dari perang yang melibatkan AS dan Israel melawan Iran, terutama terhadap perdamaian di kawasan serta skala global. Prabowo juga menggarisbawahi pentingnya untuk segera menghentikan tindakan militer di kawasan tersebut, dengan memperingatkan bahwa hal itu dapat mengancam keamanan dan stabilitas wilayah.
Ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat setelah serangan oleh AS-Israel yang terjadi pada tanggal 28 Februari, yang mengakibatkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Sebagai respons, Iran melancarkan serangan terhadap Israel dan pangkalan-pangkalan militer AS di berbagai negara di Timur Tengah, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, Oman, Kuwait, dan bahkan Yordania.
Konflik yang berkepanjangan ini berdampak signifikan pada pasar energi global, terutama setelah Iran menutup Selat Hormuz dan mengancam akan menyerang kapal-kapal yang melintas, kecuali yang berafiliasi dengan China dan Rusia. Akibatnya, harga minyak dunia telah melonjak ke angka tertinggi sejak tahun 2022, melebihi US$100 per barel.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
