Serangan Militer AS ke Iran: Pengerahan Pesawat Pengebom B-2 Spirit
NTB Crime – Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) baru saja mengumumkan tindakan agresif dengan pengerahan pesawat pengebom siluman Northrop B-2 Spirit. Tindakan tersebut diarahkan untuk menyerang fasilitas militer strategis Iran, termasuk peluncur rudal yang tersembunyi dalam bunker bawah tanah.
Komandan CENTCOM, Jenderal Brad Cooper, menjelaskan bahwa dalam kurun waktu 72 jam terakhir, hampir 200 target di berbagai lokasi di Iran telah disergap oleh militer AS. Di antara lokasi yang diserang adalah area di sekitar ibukota, Teheran.
Serangan ini tidak hanya berfokus pada fasilitas rudal tetapi juga mencakup instalasi yang berhubungan dengan Komando Antariksa Iran, dengan tujuan melemahkan kapabilitas militer negara tersebut. Lebih jauh lagi, kekuatan laut Iran juga menjadi sasaran, di mana lebih dari 30 kapal perang dilaporkan berhasil ditenggelamkan. Selain itu, sebuah kapal induk drone yang terlibat dalam operasi juga terbakar akibat serangan tersebut.
Cooper mencatat bahwa serangan balasan dari Iran menunjukkan penurunan signifikan setelah dimulainya operasi gabungan antara AS dan Israel pada tanggal 28 Februari. Dilaporkan, serangan rudal balistik Iran menurun hingga 90 persen, sementara serangan drone mengalami pengurangan sekitar 83 persen.
Ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat setelah serangan besar-besaran oleh AS dan Israel yang mengakibatkan tewasnya beberapa pejabat tinggi di Iran, termasuk pemimpin tertinggi, Ali Khamenei. Sebagai balasan atas serangan ini, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke wilayah Israel serta pangkalan militer AS yang berada di negara-negara Teluk. Salah satu serangan drone yang dilaporkan berhasil menewaskan enam tentara AS di pangkalan yang berlokasi di Kuwait.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
