Rusia Klarifikasi Tidak Ada Permintaan Militer dari Iran
NTB Crime – Dalam situasi yang semakin tegang antara Iran dan Amerika Serikat serta Israel, muncul pertanyaan mengenai sikap Rusia terhadap Teheran. Mengapa negara ini belum memberikan bantuan militer, terutama dalam hal pasokan senjata?
Rusia akhirnya memberikan penjelasan mengenai hal tersebut. Seperti dilaporkan oleh TASS dan Reuters pada Jumat (6/3/2026), pihak Kremlin menyatakan bahwa Iran belum pernah mengajukan permintaan resmi untuk bantuan, termasuk dukungan persenjataan.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai kemungkinan bantuan Rusia kepada Iran, baik dalam bentuk pengiriman senjata maupun dukungan lainnya. Peskov menegaskan, hingga saat ini, belum ada permintaan dari Teheran kepada Moskow.
“Untuk situasi saat ini, belum ada permintaan dari Iran,” ungkap Peskov pada Kamis (5/3). Ia juga menegaskan bahwa posisi Rusia dalam konflik ini tetap konsisten dan tidak berubah.
Sementara itu, ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat setelah serangan besar-besaran yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari lalu. Operasi militer ini menargetkan berbagai fasilitas strategis, mulai dari instalasi rudal hingga pusat komando militer Iran.
Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kematian sejumlah pemimpin penting di Teheran, termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei. Iran pun tidak tinggal diam; mereka meluncurkan serangan balasan dengan rudal dan drone ke sasaran di Israel serta pangkalan militer Amerika di kawasan Teluk.
Rusia, sebagai sekutu dekat Iran, mengecam keras serangan yang dilakukan oleh AS dan Israel. Moskow menyebut operasi militer tersebut sebagai agresi bersenjata yang tidak dapat dibenarkan. Presiden Rusia, Vladimir Putin, bahkan menyampaikan belasungkawa kepada Iran atas kematian Khamenei, menyebutnya sebagai “pembunuhan yang keji”.
Meski demikian, Putin belum memberikan komentar terbuka mengenai tindakan militer Amerika dan Israel yang terus berlangsung hingga saat ini.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
